Sidoarjo, Siaptv.com,- DR.Koen Irianto Uripan terus merangsek masuk ke wilayah Sidoarjo guna memberikan pengaruh positif dan tindakan nyata melalui sosialisasi dan edukasi guna merubah prilaku masyarakat melalui jamban sehat menuju Kabupaten Sidoarjo Open Defication Free (ODF) 2023.
Wilayah Desa Kali Pecabean, Kecamatan Candi, yang menjadi salah satu target dan sasarannya, dimana masyarakatnya masih buang air besar sembarangan (BABS) atau istilah Bupati Sidoarjo “NGEWOR” Ngeseng Ngawor, terutama warga yang bertempat tinggal di bantaran sungai.
Masih terdapat 56 rumah warga di wilayah Desa Kali Pecabean yang berada di strend kali belum memiliki jamban sehat, kalaupun ada tidak memiliki septic tank yang sesuai dengan standar kesehatan atau langsung disalurkan menuju sungai pembuangannya.
DR. Koen mengatakan bahwa kondisi pada saat ini membutuhkan langkah cepat dan kongkret di dalam mewujudkan terciptanya tatanan derajat kesehatan masyarakat yang baik menuju Sidoarjo ODF dengan merubah perilaku masyarakat yang masih suka BABS mulai menggunakan jamban sehat.
“Tidaklah mudah melakukan perubahan dan perbaikan perilaku jika masyarakat sendiri tidak mau berubah. Diperlukan peran serta dari Pemerintah Desa bersama stakeholder terkait mendorong sekaligus menuntaskan permasalahan kesehatan masyarakat untuk menuju desa ODF ,” ucap DR. Koen, pada Jum’at (21/07/2023).
Melihat kondisi warganya Pemerintah Desa Kali Pecabean, langsung berkoordinasi dan berkolaborasi bersama dengan Puskesmas, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo serta DR. Koen dalam menuntaskan problematika jambanisasi di wilayahnya. Hasilnya dibutlah jamban sehat komunal yang pengerjaannya dilaksanakan oleh WC KOEn.
“Respon cepat dari Pemerintah Desa Kali Pecabean terhadap kesehatan warga RT 12 RW 03 yang tinggal menetap di strend kali sangat luar biasa. Demi menjaga kesehatan masyarakat serta percepatan menuju desa ODF, warga dibangunkan jamban komunal,” tutur Direktur WC KOEn.
Jamban komunal baru pertama kali dibuat oleh WC KOEn namun secara keseluruhan sistem pembuatannya sama, perbedaannya septik tanknya lebih besar. Ukuran lebarnya 1.80 meter dengan kedalaman 2 meter, dan cukup digunakan untuk 5 rumah.
“Penerapan jamban komunal pertama kali kita terapkan di Desa Kali Pecabean, namun segala sistem infrastruktur baik keamanan, kemampuan daya septicnya sesuai dengan standar kesehatan. Kita juga berikan warga penawaran memakai jamban produk SATO dari Jepang yang hemat air dan mudah dalam perawatan,” ungkap Koen.
Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, DR. Fenny Apridawati didampingi Kepala Puskesmas Candi, Promkes Candi, dan Bidan Desa Kali Pecabean melakukan peninjauan dilokasi pembuatan serta bertatap muka dengan warga penerima manfaat jamban komunal.
DR. Fenny Apridawati pada kesempatan itu bersyukur bahwa masyarakat Sidoarjo telah muncul kesadaran meskipun belum semua, tapi dengan kepedulian Kepala Puskesmas Dinas Kesehatan, Pemerintah Desa dan DR. Koen, daerah bantaran sungai yang susah dijangkau dengan APBD, sementara ini kita bangun jamban secara mandiri.
“Kita sudah bekerjasama dan berkolaborasi lama dengan WC KOEn, tidak hanya disini saja. Atas peran serta Kepala Puskesmas Candi, Dr. Siti Murtafi’ah, DR. Koen serta masyarakat, saat ini kita bangunkan jamban untuk 5 kepala keluarga dan masing-masing mendapatkan 1 closet dengan septic tank komunal,” ucap DR. Fenny.
Sementara Kepala Desa Kali Pecabean, Arif Al Ansyori mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, DR. Fenny Apridawati, Kepala Puskesmas Candi, Dr. Siti Murtafi’ah, DR. Koen dan semua pihak yang turut membantu di dalam pembangunan jamban sehat dengan septic tank komunal di wilayahnya.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu di dalam proses pembangunan jamban komunal bagi warganya, dan sebagai langkah awal untuk percepatan Desa Kali Pecabean ini menjadi ODF guna mendukung Kabupaten Sidoarjo ODF tahun 2023,” ucap Arif.
Teguh
Workshop : Taman Pinang Indah H2 / 14 SIDOARJO
Branch Office : JARSONGO I /SURABAYA
Head Office : Griya Kebraon Tengah/ BH-22, SURABAYA
Diunggah oleh : siaptv
