Pada tanggal 1-2 agustus 2023 tim verifikator provinsi jawa timur melakukan verifikasi dikabupaten bondowoso, yang di pimpin oleh Waritsah Sukarjiah, M Kes. dan di anggotai oleh perwakilan qualisi wash yang di tunjuk oleh pimpinan timveryfikasi. dimana di dalam aggota terdapat salah satu Dr. inspiratif yang dijuluku sebagai Dr. WC / Jamban. Dr ini merupakan lulusan dari sekolah pasca sarjana unair di bidang perubahan pelilaku. saat kelulusan beliau menerima penghargaan karena lulus dengan IPK 4.00 dan cumlaude.
pada verifikasi ini ada beberapa kriteria yang harus terpenuhi supaya bisa menjadi kabupaten odf. kriteria sebagai berikut :
- Semua masyarakat telah BAB hanya di jamban sehat termasuk kotoran bayi.
- Tidak terlihat dan tercium tinja manusia di lingkungan sekitar.
- Terdapat peraturan dan juga penerapan sanksi atau upaya lain di masyarakat untuk mencegah kejadian BAB disembarang tempat.
- Ada mekanisme monitoring umum yang dibuat oleh masyarakat untuk mencapai 100 % KK mempunyai jamban layak.
- Ada upaya atau strategi yang jelas untuk dapat mempunyai sanitasi total
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, melalui dr. Waritsah Sukarjiah M.Kes. menyatakan Kabupaten Bondowoso layak mendapat Predikat ODF, dimana 100% warganya terbukti telah stop BABS. Kemudian dilanjutkan dengan menyerahkan secara langsung Piagam ODF dari Dinas Propinsi Jawa Timur kepada Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin, di Pendopo Kabupaten Bondowoso
Penyerahan piagam ODF dihadiri pejabat di Pemerintah Kabupaten Bondowoso antara lain Asisten Bupati, Sekretaris Daerah, Dinas Kesehatan, beberapa Kepala Dinas, pejabat terkait serta tim verifikator Propinsi Jawa Timur.
Dr koen juga berkata bahawa Kabupaten Bondowoso ini luar biasa sekali masyarakatnya, dari sampling yang telah kami laksanakan bersama tim di 14 desa di 7 Kecamatan, tidak ditemukan ada penduduk yang BABS, dan semua rumah tangga telah memiliki jamban, serta 100% penduduknya telah Buang Air Besar (BAB) dijamban sehat

.jpeg)